Showing posts with label skandinavia. Show all posts
Showing posts with label skandinavia. Show all posts

Monday, February 13, 2012

Cacing Legenda Islandia Terekam Kamera



Sebuah video yang menunjukkan penampakan cacing sungai raksasa yang merupakan hewan legenda Islandia telah menjadi sensasi baru di internet, setelah jutaan pemirsa yang mengembar-gemborkan bahwa ini merupaka bukti hidup cacing Lagarfljot legendaris.

Makhluk menyerupai ular tersebut difilmkan sedang meliuk-liuk melalui sungai Jokulsa di lembah Fljotsdal dan diposting online ke situs YouTube oleh penyiar Islandia RUV.

Lagarfljot merupakan makhluk laut mitos Islandia, dan sejarahnya dapat ditelusuri kembali melalui cerita rakyat negara itu sejak tahun 1345.

Menurut legenda, seekor cacing heather kecil dimasukkan ke sebuah cincin emas agar logam mulia tersebut bertumbuh lebih besar.

Namun, ketika pemilik cincin itu kembali ia menemukan, bahwa bukanlah cincin yang menjadi besar tetapi cacing terebut yang tubuhnya berubah raksasa.Ia pun melemparkan cincin dan cacing tersebut kedalam Lagarfljot dimana makhluk itu terus tumbuh dan tumbuh.



SUMBER

Monday, February 6, 2012

Norwegia: Negara Terbaik di Dunia


Baru-baru ini badan program pembangunan PBB (UNDP) menobatkan Norwegia sebagai negara terbaik di dunia, dengan tiga indikator penilaian, tingkat pendidikan, pendapatan perkapita dan kesehatan masyarakatnya.
Pada rilis tersebut juga mencantumkan Indonesia pada urutan 124 dari 187 negara yang di survei.

Bagi Norwegia sendiri ini tidaklah mengejutkan karena sebelumnya sudah sembilan kali berturut – turut di tasbihkan sebagai negara yang paling di inginkan sebagai tempat tinggal di dunia oleh lembaga yang sama. Berikut ini ada beberapa fakta menarik tentang kehidupan di Norwegia yang saya dapatkan selama menempuh pendidikan di negara ini.

Bidang pendidikan, Norwegia menggratiskan seluruh biaya pendidikan pada semua jenjangnya, ini juga berlaku bagi warga negara asing yang bersekolah di sini. Bantuan beasiswa yang didapatkan dari pemerintah Norwegia, hanya dipergunakan untuk biaya hidup.

Untuk mahasiswa juga disediakan kredit pelajar, artinya selama mahasiwa menyelesaikan pendidikan, biaya untuk menutupi kebutuhan sehari-hari seperti penginapan, makanan dan lainnya mereka dapatkan dari pinjaman bank dan akan mulai membayar cicilan ketika telah menyelesaikan pendidikan dan bekerja. Mahasiswa sama sekali tidak tergantung pada dana orang tua.

Untuk pendapatan penduduknya, negara ini penganut ekonomi sosialis, dengan ciri khasnya adalah perbedaan pendapatan diantara semua profesi tidak terlalu jauh, profesor sampai petugas kebersihan bisa hidup layak dari gaji mereka, bila profesor menggunakan mobil ke kampus, maka begitu juga dengan petugas kebersihan. Ciri khas lainnya, pajak yang tinggi, sehingga yang terjadi adalah yang beperpendapat tinggi membantu yang lainnya.

Bagaimana kalau kita sedang tidak memiliki pekerjaan atau karena alasan tertentu kita tidak mampu bekerja sebagaimana lazimnya?, tenang, pemerintah akan mensubsidi biaya hidup dan membantu mencari pekerjaan untuk kita.

Bila anda penduduk Norwegia dan berumur 67 tahun, saatnya mengambil pensiun dan mempergunakan waktu untuk menikmati hidup, berliburanlah ke banyak negara. Pada usia tersebut semua orang akan mendapat gaji pensiun, terlepas apapun pekerjaan anda, pegawai negeri, pegawai swasta, pebisnis atau anda hanya petani, semua akan mendapat pensiun yang yang layak.

Sebagai ilustrasi gaji, orang yang bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit, mendapat bayaran 200 kroner (300 ratus ribu rupiah) perjam, kalau satu hari kerja 8 jam, maka pendapatanya 2,4 juta rupiah perhari. Jika bekerja pada hari libur atau hari-hari besar maka pendapatannya akan lebih dari itu.

Untuk bidang kesehatan, Norwegia juga menggratiskan biaya perawatan kesehatan. Selain biaya rawat inap, obat-obatan, mereka juga menggratiskan ambulance. Untuk makanan, pasien bisa pergi sendiri ke dapur dan makan semau dan sepuasnya, kecuali pasien yang harus tetap diatas tempat tidur tentunya.

Standar ruangan dan pelayanan sama untuk semua masyarakat termasuk raja dan keluarganya, ruangan di rumah sakit tidak menganal perbedaan kelas, tidak ada bangsal ataupun VIP, semua ruangan sama, tergantung kebutuhan pelayanan saja.

Menjadi wanita hamil sangat terhormat di negara ini, selain menggratiskan semua biaya pemeriksaan kehamilan dan persalinan, pada saat melahirkan seorang ibu juga akan menerima bantuan dari pemerintah sebesar 35 ribu kroner (55 juta rupiah).



Daftar Negara yang Penduduknya Paling Bahagia

Menurut PBB lewat Human Development Index 2011, penduduk Norwegia adalah yang paling bahagia bila dilihat dari sejumlah faktor seperti pendapatan, pendidikan, kesehatan, usia hidup, ekonomi, kesetaraan gender, dan daya tunjang.

"Secara lebih akuratnya, ini adalah indikator kualitas hidup yang sehat dan baik. Bukan sekadar kuantitas hidup. PBB merekam indikasi lebih dalam lagi dengan memasukkan komponen pendidikan dan kesehatan," kata Surekha Subarwal, perwakilan komunikasi PBB di New Delhi, India.

Secara umum, indeks PBB itu menggambarkan, bila manusia hidup lebih lama, menghasilkan uang lebih banyak, dan punya akses pendidikan dan jaminan kesehatan yang bisa diandalkan, maka dia akan hidup lebih bahagia, ketimbang yang tak punya akses. Berikut 10 negara yang penduduknya paling bahagia:

1. Norwegia
Usia hidup (tahun): 81.1
Pendapatan per kapita: 47,557 dolar AS
Populasi: 4.9 juta jiwa

2. Australia
Usia hidup (tahun): 81.9
Pendapatan per kapita: US$34,431
Populasi: 22.7 juta jiwa

3. Belanda
Usia hidup (tahun): 80.7
Pendapatan per kapita: US$36,402
Populasi: 16.6 juta jiwa

4. Amerika Serikat
Usia hidup (tahun): 78.5
Pendapatan per kapita:US$ 43,017
Populasi: 313 juta jiwa

5. Selandia Baru
Usia hidup (tahun): 80.7
Pendapatan per kapita: US$23,737
Populasi: 4.4 juta jiwa

6. Kanada
Usia hidup (tahun): 81
Pendapatan per kapita: US$35,166
Populasi: 34 juta jiwa

7. Irlandia
Usia hidup (tahun): 80.6
Pendapatan per kapita: US$29,322
Populasi: 4.5 juta jiwa

8. Liechtenstein
Usia hidup (tahun): 79.5
Pendapatan per kapita: US$83,717
Populasi: 36,300

9. Jerman
Usia hidup (tahun): 80.4
Pendapatan per kapita: US$34,854
Populasi: 82 juta jiwa

10. Swedia
Usia hidup (tahun): 81.4
Pendapatan per kapita: US$35,837
Populasi: 9.4 juta jiwa



doain admin bisa kuliah di Norwegia ya 

Friday, January 27, 2012

Festival Musik Unik dengan Alat Musik dari Es

Sebuah pertunjukan live oleh musisi Terje Isungset menjamin anda akan ‘merinding’ karena semua instrumen yang dimainkan terbuat dari es.

Terje, dari Bergen di Norwegia, dikenal sebagai ‘Iceman’ setelah ia mulai membuat musik dengan instrumen yang diukir dari balok-balok es, yang diambil dari sebuah danau di dekat tempat tinggalnya.



Kreasi instrumen yang luar biasa ini termasuk harpa, terompet, gitar, marimbas dan bahkan ia membuat sebuah ‘iceridoo’ (versi beku dari alat musik didgeridoo Australia).

Terje mengklaim setiap instrumen ia buat memiliki suara yang unik, dan sementara sebuah terompet dari es yang ia ciptakan hanya mampu bertahan selama satu sesi.

“Saya harus mendengarkan instrumen saya. Bukan aku yang memutuskan bagaimana alat musik itu nantinya akan berbunyi, namun instrumen itulah yang memutuskan bagaimana aku akan bermain nantinya,” tutur Terje.

“Aku tidak pernah bisa berlatih dengan instrumen saya buat, karena bunyinya selalu lain setiap kali saya membuat instrumen baru. Ini merupakan hal yang paling sulit,” tambahnya.



Diketahui, Terje bermain perkusi bersama ayahnya yang memainkan akordion di sebuah band dansa. Meskipun ia adalah seorang musisi yang mampu memainkan berbagai macam gaya, Terje menjadi kecewa dengan irama yang biasa-biasa saja dan kemudian memutuskan untuk beralih ke sesuatu yang sedikit lebih eksperimental.

Dia mulai dengan memukul stalaktit beku sebelum akhirnya mulai membuat instrumen sendiri.Kabar tentang pertunjukan luar biasanya ini, dengan cepat menyebar dan pada tahun 2006 silam, dimana ia membuat Festival Icemusic tahunan di lereng gunung di Geilo, Norwegia.


Friday, January 20, 2012

Hotel Es Di Swedia

The hotel which is the much strange of the entire world is certainly the Swedish Ice Hotel, which reinvents itself each winter tons of snow and ice materialize.The hotel can accommodate over hundreds guests in the room of origin, where the temperature is at the limit of 5-7 degrees Celsius. Incredible hotel and chapel are ice (You cold say a anything?)perfect Art Gallery and bar, ice bar home first time in 1995. For those that do not support a temperature so low, also Ice Hotel has numerouse rooms with heat.


Wednesday, January 18, 2012

Inilah Gedung Pemadam Kebakaran Di Norwegia





Pemadam Kebaran Norwegia baru menandai awal Stakkevollveien - area transformasi antara Batubara Crane Swing dan Kampus, dan mudah-mudahan akan menetapkan standar untuk perkembangan masa depan.

Pada situs tingkat yang lebih rendah - mengatasi Stakkevollveien - ruang kereta dan fungsi yang terkait berlokasi, sedangkan berfungsi sebagai fasilitas umum, divisi pencegahan, monitoring, administrasi, kamar tidur untuk awak kontingensi dan ruang latihan berada di lantai atas.

Topografi situs terkena oleh dinding terus menerus yang memisahkan tingkat bawah dan atas. Pintu garasi besar menembus dinding dikilapkan dalam rangka untuk mengekspos kendaraan darurat, sedangkan bangunan paviliun seperti harfiah mengambang di atas dinding. Facade cladding paviliun adalah jeruk isolasi panel PC. Warna dan materialitas memberikan bangunan karakter khas yang menyoroti dalam Cityscape. Kombinasi tersebut meningkatkan efek sinyal stasiun telah baik dalam isi dan bentuk.

Pemadam Kebakaran Norwegia Terdiri bangunan dua lantai dengan mezzanine di aula kereta. Bangunan relatif rendah tidak mendominasi bangunan tetangga, terutama perumahan, di sebelah selatan dan barat

Dualitas bangunan terlihat baik dalam bentuk dan isi; kendaraan darurat milik kekasaran dinding beton dan pintu kaca, sementara daerah untuk awak dan karyawan milik kecerahan paviliun.

Menara api adalah fitur yang sangat penting, dan diberi desain khusus, yang kantilever bangunan ke arah timur memberikan menara karakter dinamis.

Bagian dari stasiun api dirancang dengan kesadaran yang tinggi dari fungsi bangunan. Merinci dan penggunaan warna melunakkan, dan itu penting untuk menciptakan ekspresi bersatu untuk stasiun kebakaran pada umumnya dan gedung kereta pada khususnya.

daerah darurat pada tingkat kekasih pesawat jelas dan rapi. Fungsi pada tingkat atas dan komunikasi vertikal yang terkait dengan "jalan" yang berjalan melalui seluruh bangunan. Di manapun Anda berada di gedung itu, Anda dekat dengan garasi saat alarm berbunyi.

Pemadam Kebakaran Norwegia memiliki satu utama dan dua pintu akses sekunder di tingkat atas, semua fitur dengan fasad kaca terbuka, tetapi hanya pintu masuk utama ditandai dengan kanopi.

Daerah publik dicapai melalui pintu masuk utama di bagian selatan gedung dan fitur panorama jendela besar yang menghadap ke Valey, Tromsdalen, sedangkan administrasi menempati bagian tengah. Pemantauan kamar, ruang tamu, kamar tidur dan gimnasium yang terletak di bagian utara gedung dengan akses cepat ke unit gawat darurat kamar ganti.

Kantin terletak di daerah peralihan antara (administrasi) siang hari saja dan operasi sekitar 24jam.
Transparansi dan visibilitas di pedalaman ditekankan untuk memastikan ikhtisar dan pandangan setiap saat.

Interior disimpan netral dan cerah untuk sebagian besar, dengan lantai abu-abu terang, dinding putih dan sistem langit-langit putih sederhana. Jalan utama tingkat atas ditambahkan dinding oranye dalam rangka untuk menekankan pentingnya jalur komunikasi utama di dalam gedung.










sumber

Sunday, August 14, 2011

Fakta-fakta unik dari Norwegia, Bisa Buat Contoh Indonesia



Apa yang terpikirkan di benak anda ketika mendengar kata Norwegia? Salah satu Negara kaya penghasil sumber minyak bumi, tempat bersalju di dataran tinggi dimana terdapat beruang kutub dan pemandangan indah di sekitarnya, ataukah sebuah tempat nyaman untuk liburan musim panas. Hal yang paling mencolok dari itu semua adalah julukan tentang ‘Sebuah Negara Kaya’ yang dimiliki oleh Norwegia.




1. Persamaan



Norwegia dikenal sebagai Negara yang menjunjung tinggi nilai egalitarian (kesamaan hak yang dimilki oleh setiap penduduk di Norwegia). Anda akan terkejut jika berkunjung di Norwegia, karena antara kaya dan miskin hanya terdapat sebuah perbedaan yang sangat tipis sekali atau bahkan tidak terlihat perbedaan antara yang kaya ataupun miskin. Seorang pengarang Norwegia Bjørnstjerne Bjørnson (1832-1910) sempat membuat pernyataan bahwa “Norwegia adalah sebuah Negara dimana hanya terdapat rumah sederhana dan pondok-pondok saja, tetapi tidak ada sebuah Kastil”.

Pada tahun 1945, pertumbuhan aset kekayaan Negara Norwegia melonjak sangat drastis sekali dikarenakan oleh paham persamaan tersebut dimana setiap penduduknya memiliki kesamaan hak dalam hal apapun tanpa terkecuali sedikitpun. Setiap penduduk Norwegia memiliki hak yang sama dalam pekerjaan, mendapatkan pendidikan, bidang kesehatan, dan juga sebuah rumah untuk ditinggali








2.Kesederhanaan


Maksudnya adalah sebuah nilai penting yang hingga saat ini masih diterapkan oleh warga Norwegia dalam hal makanan. Jika pada beberapa Negara barat kebanyakan orangnya lebih memilih sandwich ataupun junk food untuk dikonsumsi atau di Negara kita kebanyakan lebih sering memilih membeli makanan yang tersedia di warung-warung ataupun kafetaria tempat anda bekerja.

Maka lain halnya dengan warga Norwegia yang senang menyantap bekal makanan yang disebut matpakke (sebuah tradisi turun-temurun dalam menyiapkan bekal makanan untuk disantap pada waktu makan siang), idealnya bekal ini terdiri dari sepotong roti coklat dengan diolesi butter (mentega) di atas roti tersebut dan irisan tipis keju putih (keju tersebut di iris dengan menggunakan alat pemotong keju yang menjadi sebuah simbol dari kesederhanaan tersebut dengan tujuan untuk mengiris keju tersebut setipis mungkin) dan biasanya bekal tersebut disantap dengan meminum susu dan juga sedikit sayuran dan buah-buahan.

Ini Matpake gan : 

Sepaket matpakke tentu saja lebih menyehatkan dan juga sangat mengenyangkan perut atau dapat kita sebut sebagai makanan empat sehat lima sempurna. Tradisi tersebut telah ada pada tahun 1930an dimana para orang tua diharuskan untuk menyiapkan bekal makanan bagi anak-anaknya untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap harinya bahkan kebiasaan tersebut masih mereka terapkan ketika mereka telah menjadi dewasa. Orang Norwegia biasanya selalu menyantap matpakke selama enam hari saja dan pada akhir pekan mereka bebas memakan makanan junk food dan juga jenis makanan lainnya terutama pada hari sabtu dan minggu.

Bahkan juga mereka akan mengkonsumsi minuman ber-alkohol dan juga menghabiskan uang lebih pada akhir pekan tersebut untuk kesenangan mereka masing-masing. Mungkin hal tersebut memiliki kesamaan dengan Negara Cina dimana penduduknya selama enam hari akan bekerja keras dan hidup sesederhana mungkin kemudian pada akhir pekan mereka akan meluangkan hari tersebut untuk bersenang-senang.





3.Kedekatan terhadap alam.

Hal yang mungkin akan sulit anda pahami dari fakta ini adalah penduduk Norwegia senang menghabiskan masa liburannya dengan berpiknik dengan cara berjalan kaki untuk mendaki bukit ataupun gunung-gunung di Norwegia ataupun berjalan kaki mengelilingi kota atau daerah tertentu di Norwegia baik dalam grup, keluarga, ataupun sendirian.

Seorang ahli sosial antropologi, Long Litt Woon, yang berimigrasi ke Norwegia pada tahun 1976 sempat terkejut dengan kebiasaan dari orang-orang Norwegia tersebut. Dia teringat tentang bagaimana rasa lelah yang dideritanya tersebut “Kami harus mendaki sebuah gunung, dan ketika kami telah sampai di puncak gunung, saatnya bersenang-senang tiba dan menikmati pemandangan yang indah di atas gunung tersebut. Ternyata bagi orang Norwegia hal terpentingnya adalah tentang berjalan-jalan tersebutlah yang menjadi tujuan utamanya.”


Satu hal lagi fakta unik dari Negara Norwegia adalah disana tidak ada peringatan tentang “Private Property, No Tresspassing” atau dengan kata lain anda bisa dengan bebas menggunakan barang-barang milik orang lain ketika anda melintasi rumah orang lain disana. Asalkan barang yang anda pinjam tersebut anda kembalikan pada tempatnya dengan semestinya. Para anak-anak disana juga diharuskan untuk menghabiskan waktunya di luar untuk bermain, dalam arti alam adalah guru yang baik bagi perkembangan anak-anak anggapan bagi warga Norwegia.







sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9543107