Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Monday, January 23, 2012

Perang Dunia I

Perang Dunia I adalah perang besar yang terjadi yang berpusat di Eropa dari periode musim panas 1914 sampai dengan November 1918 antara pihak Triple Entente (Sekutu) dengan pihak Triple Alliance (Central Powers) yang melibatkan lebih dari 70 juta personil militer (60 juta dari Eropa). Korbannya mencapai 9 juta personil militer yang sebagian besar diakibatkan kemajuan besar dalam teknologi persenjataan. Ini adalah konflik yang paling banyak memakan korban jiwa no 2 dalam sejarah barat.

Triple Alliance adalah persekutuan militer antara Kekaisaran Jerman, Kekaisaran Austria-Hongaria dan Kerajaan Italia yang dimulai dari tahun 1882 hingga dimulainya Perang Dunia I. Setiap anggota menjanjikan dukungan apabila diserang oleh 2 negara Great Powers (Inggris, Perancis, Kekaisaran Rusia) atau untuk pihak Jerman dan Italia apabila mereka diserang oleh Perancis. Khusus untuk pihak Italia, mereka menyatakan tidak dalam posisi untuk memusuhi Inggris dan Irlandia. Setelah memperbaharui persekutuan militer pada Juni 1902, secara rahasia pihak Italia juga memaklumkan hal tersebut ke pihak Perancis.

Ketika Jerman dan Austria-Hongaria sudah kondisi perang pada Agustus 1914 dengan Triple Entente (Inggris, Perancis) dan Rusia, Italia menyatakan dukungannya pada Central Powers, tetapi tidak terjun dalam peperangan karena Triple Alliance adalah aliansi defensive, sedangkan pihak Central Powers dalam posisi offensive. Kemudian Italia terjun dalam peperangan di pihak Triple Entente menghadapi pihak Austria-Hongaria pada Mei 1915 dan Jerman pada Agustus 1916 dengan imbalan dijanjikan daerah oleh Inggris dan Perancis dalam Treaty of London yaitu daerah Austria-Hongaria yang berbahasa Italia dan daerah di Asia minor, Balkan dan Afrika.


Triple Alliance



Central Powers vs Sekutu

Great Powers : Kekaisaran Austria-Hongaria,Kerajaan Inggris, Republik Perancis, Kekaisaran Jerman, Kerajaan Italia, Kekaisaran Jepang, Kekaisaran Rusia dan Amerika Serikat.


Central Powers :


Kekaisaran Jerman , terjun dalam perang 1 Agustus 1914
Kekaisaran Austria-Hongaria, terjun dalam perang 28 Juli 1914
Kekaisaran Turki-Ottoman, terjun dalam perang 29 Oktober 1914
Kerajaan Bulgaria, terjun dalam perang 14 Oktober 1915.

Triple Entente adalah persekutuan militer yang terbentuk beranggotakan Inggris, Perancis dan Rusia setelah ditandanganinya Anglo-Russian Entente pada tahun 1907. Aliansi 3 negara ini juga diperkuat oleh sejumlah perjanjian dengan Portugis, Jepang, Amerika Serikat, Brazilia dan Spanyol, merupakan aliansi tandingan dari Triple Alliance.


(klik untuk memperbesar)


Latar Belakang Terjadinya Perang 1

Pada abad XIX, negara-negara besar Eropa menjalankan keseimbangan kekuatan di Eropa yang menghasilkan di tahun 1900 jaringan politik yang kompleks dan aliansi militer di benua tersebut. Hal ini diawali dengan terbentuknya Holy Alliance pada tahun 1815 beranggotakan Prusia, Rusia dan Austria. Kemudian di tahun 1873, kanselir Jerman : Bismarck merancang aliansi League of the Three Emperors yaitu persekutuan antara Austria-Hongaria, Rusia dan Jerman; tetapi gagal karena adanya perbedaan kepentingan antara Austria-Hongaria dan Rusia di daerah Balkan yang hanya menghasilkan persekutuan antara Austria-Hongaria dan Jerman yaitu Dual Alliance di tahun 1879. Persekutuan ini dibentuk untuk menghadapi pengaruh Rusia di Balkan seiring dengan melemahnya Turki-Ottoman. Tahun 1882, aliansi ini berkembang dengan keikutsertaan Italia yang kemudian dinamakan Triple Alliance.
Setelah tahun 1870, konflik di Eropa kebanyakan dicegah dengan persetujuan2 yang direncanakan secara hati-hati antara Kekaisaran Jerman dengan negara2 Eropa yang lain oleh kanselir Bismarck. Dia berusaha untuk menahan Rusia untuk berada di pihak Jerman guna menghindari front perang 2 arah dengan Perancis dan Rusia. Dengan naik tahtanya Wilhelm II sebagai kaisar Jerman, cara yang Bismarck gunakan perlahan-lahan buyar. Sebagai contoh : Kaisar Wilhelm II menolak untuk memperbaharui Reinsurance Treaty dengan Rusia pada tahun 1890. 2 tahun kemudian aliansi Perancis - Rusia terbentuk untuk menandingi Triple Alliance. Tahun 1904 Inggris mengadakan aliansi dengan Perancis (Entente Cordiale) dan di tahun 1907 Inggris menandatangani Anglo-Russian Convention yang menandai terbentuknya Triple Entente.
Industri dan ekonomi Jerman berkembang pesat setelah penyatuan dan terbentuknya kekaisaran Jerman pada tahun 1870. Dari pertengahan tahun 1890 pemerintahan Wilhelm II menggunakan hal ini untuk membangun angkatan laut (Kaiserliche Marine) yang dilaksanakan oleh Admiral Alfred Von Tirpitz untuk menandingi supremasi Inggris dalam kekuatan angkatan laut. Akibatnya kedua negara berlomba-lomba untuk membangun kapal perangnya. Dengan diluncurkannya HMS Dreadnought di tahun 1906, Inggris mengungguli Jerman. Perlombaan senjata antara Inggris dan Jerman juga menular ke seluruh Eropa di mana semua negara2 besar berlomba-lomba memproduksi persenjataan yang diperlukan dalam peperangan. Antara tahun 1908-1913 pembelanjaan militer negara2 Eropa meningkat 50%.


Sekilas foto tokoh2 yg disebut di Latar Belakang

Kanselir Kekaisaran Jerman periode 21 Maret 1870 - 20 Maret 1890 :

OTTO VON BISMARCK



Kaisar Jerman periode 15 Juni 1888 - 18 November 1918 :

WILHELM II


ALFRED VON TIRPITZ


Putra Mahkota Kekaisaran Austria-Hongaria :

FRANZ FERDINAND


GAVRILO PRINCIP



Kebingungan di antara negara Central Powers

Terjadi salah komunikasi di antara negara Central Powers. Jerman berjanji untuk mendukung invansi Austria-Hongaria ke Serbia, tetapi dukungan tersebut diartikan berbeda oleh kedua belah pihak. Sebelumnya rencana penempatan pasukan sudah diperbaharui pada awal 1914, tetapi tidak pernah dicoba dalam suatu latihan perang. Pimpinan Austria-Hongaria berpikir bahwa Jerman akan melindungi sisi utara mereka terhadap Rusia. Tetapi Jerman malah mengira bahwa Austria-Hongaria akan mengarahkan sebagian besar pasukan mereka untuk melawan Rusia, sementara Jerman menghadapi Perancis. Kesalah pahaman ini mengakibatkan Austria-Hongaria membagi pasukannya menjadi 2 yaitu menghadapi Rusia dan Serbia.
Pada 9 September 1914, SEPTEMBERPROGRAMM , Sebuah rencana yang menggambarkan strategi dan arah perang Jerman dan kondisi di mana Jerman berhadapan dengan pihak Sekutu dibuat oleh Kanselir Jerman : Theobald Von Bethmann-Hollweg. Tetapi strategi ini tidak pernah diterapkan.


Medan Pertempuran di Afrika

Beberapa pertempuran awal yang melibatkan pasukan kolonial Inggris, Perancis dan Jerman terjadi di Afrika. Pada 7 Agustus, Perancis dan Inggris menginvansi proktetorat Jerman di Togoland. Pada 10 Agustus, Pasukan Jerman yang bermarkas di Afrika Barat Daya (Namibia) menyerang Afrika Selatan. Pertempuran sporadis dan pertempuran sengit terus berlangsung selama berlangsungnya Perang Dunia I. Pasukan kolonial Jerman di Afrika Timur dibawah pimpinan Kolonel Paul Emil von Lettow-Vorbeck melancarkan perang gerilya selama Perang Dunia I dan menyerah 2 minggu setelah gencatan senjata diberlakukan di Eropa.


Medan Pertempuran di Serbia

Pasukan Serbia yang bertempur melawan pasukan Austria-Hongaria, yang dimulai sejak tanggal 12 Agustus, menguasai dan mengambil posisi defensive di sebelah selatan Sungai Drina dan Sava. Dalam waktu 2 minggu serangan pasukan Austria-Hongaria dapat dipukul mundur dengan kerusakan berat pada pihak pasukan Austria-Hongaria, yang merupakan kemenangan pertama pasukan Sekutu dalam perang dan membuyarkan harapan Austria-Hongaria untuk suatu kemenangan cepat di medan pertempuran ini. Akibatnya, Austria-Hongaria harus mempertahankan jumlah pasukan yang banyak di medan ini, yang melemahkan kekuatannya untuk melawan Rusia.


Pasukan Jerman di Belgia dan Perancis

Saat pecahnya Perang Dunia I, Pasukan Jerman (di barat, yang terdiri dari tujuh kesatuan tentara) melaksanakan versi yang sudah dimodifikasi dari Schlieffen Plan, yaitu suatu desain untuk serangan secara cepat melintasi Belgia yang netral sebelum berputar ke arah selatan untuk mengadakan pengepungan terhadap Pasukan Perancis di perbatasan Jerman. Rencana ini memerintahkan sayap kanan dari gerakan maju pasukan Jerman untuk berkumpul di Paris, yang pada permulaannya gerakan pasukan Jerman ini sangat sukses, terutama pada Perang "Battle of Frontiers" (14-24 Agustus). Di tanggal 12 September, Pasukan Perancis dengan bantuan dari Pasukan Inggris berhasil menghentikan laju pergerakan Pasukan Jerman di bagian timur kota Paris yang dikenal sebagai "First Battle of Marne (5-12 September). Hari terakhir dari perang ini menandai berakhirnya peperangan di barat.
Offensive Perancis ke Jerman dimulai tanggal 7 Agustus dalam perang "Battle of Mulhouse" dengan sukses yang terbatas.
Di timur, hanya ada satu kesatuan tentara yang menjaga Prusia Timur, dan ketika Rusia menyerang daerah ini, menyebabkan Jerman pengalihan kekuatan Jerman yang diperuntukan di Front Barat. Jerman berhasil mengalahkan Rusia pada beberapa pertempuran yang secara kolektif dikenal sebagai "First Battle of Tannenberg (17 Agustus - 2 September), tetapi pengalihan pasukan tersebut menhasilkan permasalahan yaitu kelambatan pergerakan pasukan yang tidak diprediksi sebelumnya oleh German General Staff. Central Powers tidak bisa memperoleh kemenangan secara cepat dan harus bertempur di dua Front. Pasukan Jerman harus bertempur sepanjang pergerakannya untuk memperoleh posisi defensive yang baik di dalam wilayah Perancis dan berhasil melumpuhkan lebih dari 230.000 tentara Perancis dan Inggris. Selain hal ini, problem komunikasi dan perintah yang tidak dilaksanakan menyebabkan Jerman untuk memperoleh kemenangan awal.


Asia dan Pasific

Selandia Baru menduduki Jerman-Samoa (Samoa Barat) pada tanggal 30 Agustus. Pada 11 September , Pasukan laut Australia mendarat di pulau Neu Pommern (New Britain), yang merupakan bagian dari German New Guinea. Jepang menduduki koloni Mikronesia milik Jerman, dan setelah "Siege of Tsing Tao" Jepang mengambil alih pelabuhan Qingdao di semenanjung Shandong. Dalam beberapa bulan , kekuatan Sekutu berhasil menduduki semua koloni Jerman di Pasific, kecuali perompak dan kekuatan yang masih bertahan di New Guinea.


SEPTEMBER PROGRAMM

Sebuah rencana perang yang dibuat oleh Mattias Erzberger pada tanggal 2 September yang kemudian diumumkan oleh Kanselir Jerman :Theobald von Bethmann-Hollweg pada tanggal 9 September 1914, 5 minggu setelah dimulainya perang. Rencana ini menggambarkan secara detail rencana perang Jerman dan kondisi dalam menghadapi pihak Sekutu.
Tanggal 4 September, Pihak Sekutu menandatangani dan mengumumkan "Pact of London" yang mana melarang diadakannya perdamaian terpisah dalam perang ini. Septemberprogramm dibuat untuk menghadapi pakta ini dimana pakta tersebut membuat Jerman harus berperang habis-habisan, di mana tidak ada kemungkinan untuk membuat negosiasi perdamaian.
Pada saat itu pihak Sekutu telah dipukul mundur di semua front, mengalami kekalahan Battle of Frontier pada Front Barat dan Battle Tannenberg di Front Timur. Pimpinan Jerman berharap pada sebuah kemenangan yang cepat, di mana hal tersebut ditunjukan pada permintaan wilayah dan ekonomi di Septemberprogramm. Tetapi pada saat diajukan Battle of Marne berakhir dengan draw, yang akhirnya Perancis dan Inggris menahan kemajuan Jerman di Marne dan memutar balik arah perang, mencegah Septemberprogramm.
Adapun Septemberprogramm meliputi :

1. Aneksasi Luxembourg.

2. Melumpuhkan pihak Perancis. Meminta ganti rugi perang sejumlah 10 Milyar Reichsmarks kepada Perancis, dengan pembayaran lebih lanjut untuk menutupi dana untuk para veteran perang dan untuk pembayaran semua pengeluaran nasional Jerman. Pendudukan atas beberapa wilayah di utara Perancis seperti Briey yang kaya akan bijih besi dan garis pantai dari Dunkirk sampai dengan Boulogne-sur-Mer. Perekonomian Perancis akan tergantung pada Jerman dan semua perdagangan antara Perancis dengan Inggris akan dihentikan. Perancis akan dilucuti senjatanya dengan menghancurkan Front Utaranya.

3. Mengubah Belanda dan Belgia menjadi negara satelit, jika tidak bisa maka Belgia akan dianeksasi. Daerah Belgia akan dianeksasikan ke Prusia dan Luxembourg. Jerman akan membuat pangkalan militer dan angkatan laut di Belgia, kalau memungkinkan juga di Belanda, dan mereka (Belgia dan Belanda) akan diperintah dibawah arahan Jerman. Penghapusan negara netral pada perbatasan Jerman.

4. Pembentukan asosiasi ekonomi Mitteleuropa yang didominasi Jerman, tetapi tampak semua negara anggota sejajar, yang beranggotakan negara2 buffer state yang dibentuk seperti Polandia yang diambil dari wilayah barat Rusia, di mana asosiasi ini akan berada di bawah kendali Jerman selamanya.

5. Kolonial Jerman akan diperluas. Yang diutamakan adalah pembentukan Koloni Jerman sepanjang Afrika Tengah dengan menduduki koloni milik Perancis dan Belgia. Untuk membuka peluang bernegosiasi dengan pihak Inggris di kemudian hari, tidak ada koloni Inggris yang direbut, tetapi hegemoni Inggris di dunia diakhiri.


Photo-photo Perang Dunia 1













Sunday, January 22, 2012

12 Pertempuran Terbesar pada Perang Dunia ke II


Perang Dunia ke II merupakan perang yang diklaim telah menewaskan lebih dari 60 juta jiwa, perang dunia ke II ini merupakan perang yang menyebabkan 80% dari laki-laki yang lahir pada tahun 1923 tewas selama pertempuran berlangsung. Ini adalah perang yang membuat 27 ribu ton dari senjata bom yang ada diledakan dalam setiap bulan. Sekarang kita akan melihat di 10 pertempuran besar dari perang yang mematikan tersebut.



1. Pertempuran Inggris - 10 Juli 1940 sampai 31 Oktober 1940

Ini adalah pertempuran udara terbesar dalam sejarah dan tujuannya adalah untuk mendapatkan keunggulan diudara atas Royal Air Force. Jerman telah kehilangan 3.000 pilot dan Inggris kehilangan 1.800 dan lebih dari 20.000 warga sipil Inggris tewas. Kekalahan Jerman dalam pertempuran ini dianggap menjadi titik balik yang penting dalam perang.



2. Pertempuran Atlantik - 1 September 1939 sampai 6 Juni 1944
ini adalah pertempuran terpanjang selama perang dunia II. Selama pertempuran, kapal selam Jerman mencoba untuk menenggelamkan kapal Inggris pasokan Soviet. Sebagai negara yang dikelilingi oleh laut, Inggris diperlukan jutaan ton bahan impor per minggu untuk bertahan dan terus berjuang dan Jerman mencoba untuk memotong mereka. Hal ini disimpulkan dengan kemenangan sekutu tetapi dengan biaya yang mengerikan, sekitar 50.000 pedagang dan pelaut kehilangan nyawa mereka bersama dengan 50.000 perwira angkatan laut Jerman.



3. Pertempuran Ardennes - 16 Desember 1944 sampai 28 Jan 1945
Juga dikenal sebagai pertempuran Bulge, pertempuran Ardennes adalah serangan Jerman yang diluncurkan menjelang akhir perang dunia II di hutan lebat di wilayah pegunungan Ardennes Belgia, Perancis dan Luksemburg di front barat. Nama kode operasi ini oleh Jerman dinamakan “unternehmen wacht am rhein”, yang berarti "operasi watch pada rhine" dalam bahasa Inggris. Bahkan dengan kecerdasan cukup tinggi tentara Jerman menangkap sekutu lengah. Tapi tetap, serangan itu gagal dan Jerman kehilangan lebih dari 100.000 orang dan sekutu kehilangan sekitar 20.000 dari mereka.



4. Pertempuran Moskow - November 17, 1941 sampai 28 Jan 1942
Selama pertempuran Moskow, Jerman meletakkan dua serangan selama operasi topan, satu di sebelah utara Moskow lain ke selatan tetapi pasukan Soviet meluncurkan serangan yang secara efektif ditekan operasi Jerman. Selain itu, pasukan Soviet meluncurkan serangan yang lebih kecil dan dikelilingi hampir tiga tentara Jerman dalam proses dengan mendorong mereka kembali ke posisi di sekitar kota-kota Oryol, Vyazma dan Vitebsk.
Jerman kehilangan 200.000 jiwa yang sementara korban untuk Uni Soviet mencapai 1.000.000 jiwa.



5. Pertempuran Normandia - 6 Juni, 1944 sampai 24 Juli 1944
Pertempuran ini efektif ditandai pembentukan pasukan sekutu di Normandia, Perancis. Itu adalah bagian dari operasi overlord. Awalnya pasukan ini terdiri dari Kanada, Perancis kemudian bergabung pasukan Inggris, dan Amerika Serikat yang mengambil bagian dalam invasi. Pertempuran dimulai dengan parasut semalam dan pendaratan glider, serangan udara besar-besaran, pemboman angkatan laut, pendaratan amfibi pagi di lima pantai bernama Kode Juno, Gold, Omaha, Utah, dan Sword. Itu adalah salah satu operasi amfibi terbesar dalam sejarah.
Kedua belah pihak kehilangan lebih dari 200.000 tentara mereka.



6. Pertempuran Berlin - April 16, 1945 sampai 8 Mei 1945

Diberi nama operasi Berlin strategis ofensif oleh Uni Soviet, ini adalah salah satu pertempuran paling mematikan dari perang, sejarah infact. Ini dimulai dengan penerobosan dari front Jerman oleh tentara merah sebagai akibat dari serangan vistula-oder. Selama pertempuran ini banyak tentara Jerman yang bunuh diri. Hal ini disimpulkan dengan menyerahnya Jerman kepada sekutu dan selama pertempuran lebih dari 80.000 tentara Jerman tewas, 200.000 warga sipil tewas dan Uni Soviet kehilangan 450.000 prajurit mereka.



7. Pertempuran sungai Vistula - 12 Januari 1945 sampai 30 Maret 1945

Juga dikenal sebagai serangan vistula-oder, pertempuran sungai vistula mungkin merupakan serangan terbuka terbesar selama perang dunia II. Lebih dari 2.000.000 prajurit Soviet terlibat dalam pertempuran dan itu berakhir saat Uni Soviet mencapai sungai Oder di Jerman. Sekarang, tentara merah hanya 70 kilometer dari Berlin. Tentara Jerman yang menjaga sungai vistula dapat dikalahkan.
Jerman dan Uni Soviet menderita 500.000 + korban masing-masing.



8. Pertempuran Stalingrad - 23 Agustus 1942 sampai Feb 2, 1943
Dianggap oleh banyak sejarahwan menjadi titik balik perang dunia II di Eropa, pertempuran Stalingrad hampir memakan 2.000.000 korban, merupakan salah satu pertempuran paling berdarah yang pernah tertulis dalam sejarah. Jerman mencoba untuk menduduki kota Stalingrad tetapi gagal, meskipun mengendalikan lebih dari 90% dari kota pada waktu itu dan sebagai akibatnya mereka kehilangan lebih dari 300.000 tentara mereka. Menduduki kota ini akan sangat efektif untuk mengcut-off transportasi sumber daya dan barang untuk Soviet di bagian utara.



9. Pertempuran Prusia - 22 Jun 1944 untuk 16 Agustus 1944
Dikenal sebagai operasi bagration, ini adalah salah satu serangan terbesar dalam sejarah manusia, di mana tentara merah bertujuan untuk menghancurkan tentara Jerman yang menjaga Prusia dan Polandia. Tentara Hitler itu dihancurkan dan Jerman kehilangan 800.000 ribu jiwa.



10. Pertempuran Kursk - 5 Juli 1943 sampai 13 Juli 1943
Pertempuran ini terjadi 450 km selatan Moskow, di sekitar dari Kursk saat Jerman meluncurkan 3 serangan terbuka pada musim panas. Ini adalah pertempuran yang akan dikenang sebagai pertempuran tank terbesar dalam sejarah. Hal ini juga melibatkan hari termahal dalam peperangan udara. Pertempuran Kursk adalah kemenangan insinyur, infanteri, dan artileri atas pasukan lapis baja Jerman atas Soviet dihadapi 100.000 korban dan Soviet kehilangan 250.000 laki-laki mereka di samping 600.000 terluka.



11. Pertempuran Pearl Harbour

Ide penyerangan pearl harbour mulai terbentuk untuk menghancurkan AL Amerika Serikat di Pasifik untuk sementara. Jepang sangat berhati hati dalam menyusun rencana seperti membuat torpedo terbaik agar dapat melewati perairan yang dangkal dan menyebar mata mata ke penjuru Pearl Harbour untuk mengetahui seluk beul Pearl Harbour hingga matang. Akhirnya operasi pun dimulai dengan diawali pada berangkatnya enam kapal induk Jepang tanggal 26 november 1941 dengan dikawal beberapa kapal-kapal penjelajah maupun destroyer menuju pearl harbour tanpa hubungan radio langsung apapun untuk bertujuan agar rencana besar Jepang ini tidak sampai bocor ke tangan AS. Pagi 7 desember 1941 kapal induk Jepang mulai melepaskan beberapa pesawat kelas zero atau zeke nya menuju Pearl Harbour, serangan udara ini berhasil tersamarkan dengan baik walaupun keberadaan pesawat Jepang ini sudah terlacak keberadaanya itu disebabkan karena pihak Amerika mengira apa yang terlacak di radar tersebut adalah pesawat B 17 milik Amerika alhasil pesawat Jepang ini dapat meringsek maju ke Pearl Harbour dengan tanpa perlawanan besar. Serangan Jepang ke Pearl Harbour dibagi menjadi beberapa gelombang hingga akhirnya hampir semua kapal dan pesawat Amerika hancur lebur dan hanya menyisakan bangkai bangkainya saja. Mendengar serangan tersebut presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt menyatakan perang terhadap Jepang dan sekaligus memulai kampanye militer di bumi Asia tersebut.



12. Pertempuran Iwo Jima

Empat hari setelah mendarat di pulau Iwo Jima, pasukan Amerika Serikat berhasil menguasai gunung Suribachi yang menjadi titik strategis pulau di selatan Jepang tersebut pada 23 Februari 1945. Keberhasilan Amerika merebut Suribachi membuat posisi pasukan Jepang di Iwo Jima kian terdesak. Sejak pertama kali mendarat pada 19 Februari 1945, pasukan Amerika terus merangsek maju dan mengambil sedikit demi sedikit wilayah pulau dari tangan Jepang. Pasukan marinir Amerika menaikkan bendera di pulau Iwo Jima . Iwo jima dipandang penting oleh kedua pihak karena dari pulau tersebut pesawat terbang sekutu bisa mencapai Jepang dan membom ibukota Tokyo. Alhasil, kedua belah pihak mengerahkan sebanyak mungkin tentaranya ke Iwo Jima, menjadikannya salah satu pertempuran paling berdarah sepanjang perang dunia kedua. Di antara 74.000 marinir AS yang dikerahkan ke Iwo Jima, lebih dari sepertiganya terluka atau tewas. Sementara korban tewas di pihak Jepang mencapai 20 ribu orang. Pertempuran Iwo Jima baru benar-benar berakhir pada tanggal 26 Maret 1945. Jatuhnya pulau tersebut membuat Jepang kian rentan terhadap serangan udara. Berkali-kali pesawat sekutu membom kota-kota di Jepang, yang mencapai puncaknya dengan dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki pada bulan agustus 1945.


Friday, January 20, 2012

7 Pasukan Elit Perang Dunia II

Berikut ini adalah pasukan-pasukan elit yang sangat berpengaruh dalam jalannya Perang Dunia II.Pasukan elit ini menjalankan misi-misi khusus yang tidak dapat dilakukan pasukan lain. Seperti misalnya misi sabotase, penculikan dan pembunuhan atau infiltrasi.



1. WAFFEN-SS



Dibentuk : 1925
Aktif : 1939 - 1945
Tipe : Organisasi Militer
Asal : Jerman
Pemimpin : Reichsfuhrer Heinrich Himmler

Tidak ada kesatuan elit yang lebih populer dalam Perang Dunia II daripada Waffen-SS. Waffen-SS(Waffen-Schutzstaffel = Schutzstaffel Bersenjata) adalah mesin perang Nazi Jerman yang paling menakutkan."Hitler's Elite" yang ditakuti bukan hanya karena memiliki kemampuan tempur yang sangat tinggi. Melainkan juga karena kekejaman mereka dan loyalitas yang tanpa batas dan sangat fanatik kepada ideologi Nazi dan sang Fuhrer Adolf Hitler. Banyak catatan-catatan kejahatan perang yang melibatkan kesatuan Waffen-SS selama Perang Dunia II.




2. FALLSCHIRMJAGER







Dibentuk : Juli 1938
Tipe : Pasukan Khusus Penerjun Payung
Asal : Jerman
Pemimpin :
# Jendral Kurt Student ( 9 Sept 1938 - 16 Mei 1940 )
# Jendral Richard Putzier ( 16 Mei 1940 - 21 Jan 1941 )
# Jendral Wilhelm Sussmann ( 21 Jan 1941 - 20 Mei 1941 )
# Jendral Alferd Sturm ( 20 Mei 1941 - 1 Juni 1941 )
# Jendral Erich Petersen ( 1 Juni 1941 - 1 Agust 1942 )
# Jendral richard Heidrich ( 1 Agust 1942 - 18 Nov 1944 )
# Jendral Karl - Lothar Schulz ( 18 Nov 1944 - )

FALLSCHIRMJAGER adalah pasukan payung Jerman yang pertama kali dalam sejarah melakukan pendaratan pasukan dengan parasut dari udara dalam skala besar-besaran. Penerjunan pasukan pertempuran sebenarny bukan hal baru. Tetapi FALLSCHIRMJAGER-lah yang memplopori operasi penerjunan besar-besaran seperti yang dilakukan oleh Jendral Kurt Student untuk merebut Pulau Kreta diLaut Tengah dari tangan Inggris.







3. BRANDENBURG



Dibentuk : 1939
Tipe : Pasukan Khusus / Komando
Asal : Jerman
Pemimpin : Theodor Von Hippel

BRANDENBURG adalah satuan komando Jerman yang dibentuk selama Perang Dunia II. Cikal bakal kesatuan ini telah ada sejak Perang Dunia I. Berbeda dengan Waffen-SS, BRANDENBURG tidak memiliki kaitan apapun dengan partai Nazi. Mereka berada langsung dibawah komandoAbwehr (Badan Intelijen Angkatan Bersenjata Jerman) dan merupakan satuan komando yang menjalankan misi-misi khusus.
Para anggota BRANDENBURG(BRANDENBURGER) telah beraksi disemua front dalam Perang Dunia II : dalam Blitzkrieg(Perang Kilat) diPolandia, perang diPerancis, Operasi Barbarossa diRusia, Finlandia, Yunani, Gibraltar (Spanyol), invasi pasukan payung diPulau Kreta (Operasi Mercury), Semenanjung Balkan, dan bahkan beberapa unit juga dikirim dengan misi penyusupan diIndia,Timur Tengah, Afghanistan, dan Afrika Selatan. Dalam masa-masa awal perang, BRANDENBURG mampu menunjukan prestasi yang sangat mengesankan dalam menguasai dan menduduki tempat-tempat vital, seperti jembatan,bunker,jalur kereta api, atau benteng pertahanan sebelum pasukan utama bergerak maju. Unit-unit BRANDENBURG juga terdiri dari orang-orang yang mahir berbahasa asing untuk melakukan misi penyusupan dan penyamaran.
Selesai perang,para veteran BRANDENBURG banyak yang tidak kembali kepada kehidupan sipil yang damai dan memilih tetap bertugas di kemiliteran. Sebagian besar dari mereka bergabung bersama Legiun Asing Perancis, atau sebagai penasehat militer diberbagai negara. Termasuk diantarany adalah penasehat militer Presiden Indonesia pertama SOEKARNO







4. SPECIAL AIR SERVICE

Dibentuk : 22 Juli 1941
Tipe : Pasukan Khusus / Komando
Asal : Inggris
Pemimpin : ( Selama Perang Dunia II )
# David Stirling
# William Stirling
# Robert Blair "Paddy" Mayne

SPECIAL AIR SERVICE (SAS) adalah kesatuan pasukan khusus Inggris yang utama. SAS hampir selalu ambil bagian dalam setiap konflik internasional yang melibatkan Inggris selama dan sesudah Perang Dunia II,termasuk dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia pada tahun 1963,perang Malvinas diArgentina dan perang Teluk I dan II. Pada masa sekarang, SAS menjadi model acuan utama bagi pembentukan kesatuan pasukan khusus diberbagai negara,termasuk Indonesia yang memiliki Korps Baret Merah Kopassus dan unit pasukan khusus Amerika 'Delta Force'. SAS pada mulanya dibentuk untuk melumpuhkan kekuatan pasukan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II, pada saat sekarang banyak berperan sebagai kesatuan anti teror.





5. LONG RANGE DESERT GROUP


Dibentuk : 3 Juli 1940
Tipe : Pasukan Khusus / Patroli Padang Pasir
Asal : Inggris
Pemimpin :
# Mayor Ralph A. Bagnold
# Guy Lennox Prendergast
# John Richard "Jake" Easonsmith
# David L. Lyold Owen

LONG RANGE DESERT GROUP(LRDG) atau sering disebut sebagai Desert Patrol mempunyai misi utama pengintaian digurun pasir, pengumpulan data-data intelijen, dan navigasi serta penunjuk jalan dan jasa transportasi dipadang pasir. LRDG jg sering menjalankan misi-misi tempur dengan melancarkan serangan tiba-tiba(raid) dalam skala yang cukup besar terhadap posisi tertentu, dan penyergapan (ambush) terhadap konvoi pasukan musuh. Spesialisasi utama LRDG adalah pengintaian dengan kendaraan bermotor(mechanized reconnaissance) dan navigasi gurun. LRDG menjalankan misi dengan kendaraan seperti truk Chevrolet dan Ford buatan Amerika yang dipersenjatai. Berkat peran yg dimainkan oleh LRDG ini, pasukan Sekutu diAfrika Utara dapat mengalahkan sang jenius pemberani Marsekal Erwin Rommel dari Afrika Korps Jerman. Erwin Rommel sendiri mengakui bahwa pasukan yang paling ditakutinya digurun Afrika Utara adalah LRDG Inggris.






6. DECIMA FLOTTIGLIA MAS


Dibentuk : 1935
Aktif : 24 Feb 1940 - 26 April 1945
Tipe : Pasukan Khusus / Komando Pasukan Katak Angkatan Laut
Asal : Italia
Pemimpin :
# CF Paolo Aloisi
# CF Mario Giorgini
# Vittorio Moccagata
# Junio Valerio borghese

Jika tentara Italia dalam Perang Dunia II dianggap tidak kompeten dan kurang disegani, maka Decima Flottiglia Mezzi d'Assalto adalah sebuah pengecualian. Decima Flottiglia MAS merupakan unit pasukan khusus yang terdiri dari manusia-manusia katak Italia dibawah komando Regia Marina(Angkatan Laut Italia) yang dibentuk oleh rezim Fasis Italia. Akronim MAS(Mezzi d'Assalto= kapal tempur) menunjuk pada kapal pembawa torpedo9torpedo boat). Reputasi Decima Flottiglia MAS sebagai pemangsa kapal-kapal sekutu yang sedang berlabuh,baik kapal perang maupun kapal-kapal dagang sipil telah sangat terkenal. Manusia-manusia katak ini dikenal sangat mematikan dengan metode penyerangan dan sabotase yang sangat cerdik. Pengerahan pasukan bawah air ini adalah salah satu seni perang terbaru yang dipelopori Italia.





7. U.S RANGER


Dibentuk : Juni 1942
Tipe : Pasukan Elite Infanteri Ringan
Asal : Amerika Serikat
Pemimpin : (Selama Perang Dunia II)
# Letkol William Orlando Darby

U.S RANGER(Army Rangers) adalah unit pasukan elit infanteri ringan Amerika Serikat yang mulai dibentuk pada pertengahan 1942. Pasukan ini terutama bertugas melakukan pengintaian dengan bergerak dari suatu tempat ketempat lain (Ranging) untuk mengidentifikasi ancaman dan memperingatkan induk pasukan. Ranger dibentuk sebagai unit gerak cepat dengan melaksanakan misi-misi pengintaian dan spionase.